5 Masalah Pada Area Genital Wanita Yang Harus DiWaspadai

Posted by nanda safreza Minggu, 27 April 2014 0 komentar

Waspadai 5 masalah pada area genital wanita yang mengindikasikan­ penyakit tertentu berikut ini:

1. Nyeri panggul
Wanita mungkin sering mengalami sedikit rasa nyeri pada panggul ketika masa ovulasi, yang disebutMittelsc­hmerz. Hal tersebut normal terjadi, tetapi jika nyeri panggul tidak kunjung reda hingga beberapa hari, segera periksakan ke dokter.

Jika wanita memiliki nyeri panggul yang main parah, dokter akan memeriksa apakah ada perkembangan fibroid jinak dan endometriosis dalam rahim. Jika muncul gejala lain seperti keputihan dan demam, mungkin Anda menderita penyakit radang panggul.

Selain itu, jika nyeri panggul disertai nyeri perut dan pendarahan vagina mungkin menandakan kehamilan ektopik, dimana implan telur dibuahi di luar rahim. Kondisi ini merupakan kondisi kesehatan yang gawat dan perlu segera dirawat di IGD.

Penyakit lain yang mungkin ditandai oleh nyeri panggul adalah kanker ovarium dengan gejala lain seperti kembung, panggul seperti tertekan dan buang air kecil terlalu aktif hingga lebih dari 2 minggu. Jika hal ini terjadi, Anda harus segera diperiksa untuk kemungkinan kanker ovarium.

2. Pendarahan yang tidak biasa
Jika Anda sedang tidak dalam alat kontrol kelahiran tetapi mengalami pendarahan di luar menstruasi yang berlangsung selama lebih dari satu atau dua bulan, Anda harus segera mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Pendarahan yang tidak biasa meliputi periode menstruasi yang lebih lama dari biasanya, pendarahan di pertengahan bulan, memiliki dua periode menstruasi per bulan, pendarahan setelah berhubungan seks, dan pendarahan yang tidak biasa lainnya.

Pendarahan yang abnormal ini dapat disebabkan oleh beberapa penyakit yang tidak serius seperti perimenopause atau fibroid rahim atau polip. Tetapi jika Anda mengalami pendarahan setiap kali selesai berhubungan seks, mungkin hal ini menunjukkan gejala infeksi serviks atau leher rahim.

Penyakit menular seksual, seperti gonorrhea atau klamidia juga dapat menyebabkan luka pada serviks yang disertai pendarahan ketika berhubungan seks.

Jika Anda telah berusia setengah baya dan telah menopause, Anda perlu waspada tentang pendarahan vagina yang berpotensi terhadap kanker rahim. Kanker rahim dapat disembuhkan jika ditemukan dalam tahap awal, sehingga Anda perlu mewaspadai tanda peringatan dini kanker rahim, yaitu pendarahan pasca menopause.

3. Gejala yang tidak biasa pada vagina
Waspadai gejala abnormal pada vagina seperti bau yang kuat, keputihan dalam debit yang berlebihan, gatal, sensasi terbakar, iritasi, warna vagina yang tidak biasa, atau keluar darah.

4. Vagina kering
Kekeringan vagina dapat terjadi pada wanita pascamenopause atau wanita yang mengalami atrofi vagina sehingga dapat menyebabkan luka setelah berhubungan seks. Kekeringan vagina ini disebabkan karena wanita yang lebih tua memiliki kadar estrogen yang rendah, sehingga mengalami penipisan vagina dan menjadi kering serta mudah teriritasi.

Tidak hanya kekeringan vagina saja yang membuat seks menyakitkan, tapi vagina yang menipis juga membuat wanita lebih rentan terhadap infeksi dan dapat berkontribusi untuk inkontinensia, yaitu kebocoran urine. Kebanyakan wanita dapat terbantu dengan menggunakan krim estrogen yang diterapkan atau dimasukkan langsung ke dalam vagina.

5. Luka atau benjolan
Luka di daerah genital dapat menunjukkan gejala herpes, penyakit menular seksual, atau kanker. Gejala kanker vulva termasuk benjolan yang tidak biasa, seperti kutil atau benjolan merah, dan luka datar yang tidak kunjung sembuh. Kadang-kadang, luka datar tersebut dapat menjadi bersisik atau berubah warna.

Keluhan yang sering dialami dalam hubungan pasutri :
Keputihan yang tidak hilang-hilang padahal sudah mencoba berbagai macam obat bahkan sampai ke dokter.
Saya sangat mencintai istri saya apapun keadaannya, namun andaikan dia kembali “seperti” perawan lagi pasti saya akan makin sayang & makin betah dirumah
Miss-V anda kurang kencang, kurang peka tidak seperti saat sebelum melahirkan sehingga anda dan suami anda menjadi kurang puas saat berhubungan intim
Sekian lama jadi suami istri Anda merasakan kualitas hubungan intim semakin berkurang
Anda selalu menemui kesulitan mengalami kenikmatan orgasme karena vagina yang tidak sensitif
Apa ini yang anda inginkan ??
Mengobati Keputihan secara cepat dan aman
Mengembalikan daya cengkram Miss V anda seperti masih malam pertama
Menginginkan suami betah dirumah dan semakin romantis
Menjadi mudah orgasme dan melayani suami dengan baik
Crystal X sangat fenomenal dikalangan wanita yang sudah mencobanya, karena masalah kewanitaan yang selalu datang bisa teratasi dengan cepat, ekstrak daun sirihnya sebagai anti septik untuk membersihkan kuman-kuman berbahaya bagi kesehatan Miss V, daun sisik naga dan minyak vinnel untuk melenturkan kembali otot kewanitaan anda, sehingga mampu mencengkram seperti malam pertama lagi, dengan tambahan rumput laut untuk menutrisi jaringan rongga Miss V anda.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: 5 Masalah Pada Area Genital Wanita Yang Harus DiWaspadai
Ditulis oleh nanda safreza
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://tipscarasehatkeluarga.blogspot.com/2014/04/5-masalah-pada-area-genital-wanita-yang.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
Trik SEO Terbaru support Online Shop Baju Wanita - Original design by Bamz | Copyright of Tips Cara Sehat Keluarga.